Saturday, September 12, 2020

Begini Pengaruh VR pada Sistem Rekrutmen Karyawan


Teknologi yang semakin berkembang berdampak pada perubahan kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari, salah satu contohnya dalam hal merekrut pekerja untuk perusahaan. Dulu perusahaan akan melakukan perekrutan dengan cara manual, yaitu membuka lowongan kerja, mensortir lamaran dan CV, dan kemudian melakukan tes tertulis serta wawancara pada kandidat potensial. Namun saat ini, melalui situs https://vr4hr.tech/id ASI menyediakan teknologi VR yang dapat membantu proses rekrutmen agar lebih mudah, praktis, dan tepat sasaran.

Mengapa teknologi ini bisa membantu perusahaan memilih karyawan terbaik?

Sebab, perusahaan dapat melihat secara langsung bagaimana cara kandidat atau calon karyawan dalam melaksanakan sebuah pekerjaan layaknya di dunia nyata melalui sebuah asesmen. Teknologi ini akan memberikan gambaran bagaimana lingkungan kerja yang nantinya akan dihadapi oleh karyawan jika sudah diterima bekerja. Serta apa saja masalah yang mungkin akan terjadi dan harus dihadapi. Dari sinilah perusahaan dapat memberikan penilaian secara langsung mengenai cara mereka menghadapi situasi tersebut.

Keuntungan lain yang didapatkan oleh perusahaan adalah dapat lebih menarik minat para pelamar kerja. Di Jakarta sendiri, jika melihat dari data statistik yang dirilis oleh statistik.jakarta.go.id, pada tahun 2019 terdapat 34.038 lowongan kerja yang terdaftar sementara pencari kerja yang terdaftar ada 30.338 orang. Jika melihat jumlah ini seharusnya semua pencari kerja bisa mendapatkan kesempatan untuk bekerja. Namun kenyataannya tidak.

Penyebabnya bisa sangat beragam, salah satunya yaitu karena perusahaan kurang bisa menarik minat pencari kerja untuk memasukkan lamarannya ke sana. Dengan memanfaatkan teknologi VR maka pencari kerja akan lebih tertarik untuk coba melamar pekerjaan di sebuah perusahaan. Sebab, teknologi  VR bisa memberikan pengalaman yang seperti nyata pada calon-calon karyawan mengenai bagaimana rasa bekerja di dalam perusahaan yang dilamar tersebut. 

Virtual Reality biasanya mengharuskan orang yang menggunakannya untuk memakai headset yang sudah dilengkapi oleh teknologi tersebut sehingga mereka bisa . mendapatkan gambaran sebuah situasi dan kondisi sesuai dengan yang sudah diprogram oleh pembuat VR.

Meskipun memiliki banyak keuntungan, cukup banyaak perusahaan yang masih ragu menggunakannya karena faktor biaya. Memang untuk mulai menggunakannya dibutuhkan biaya awal yang tidak sedikit, tetapi sebenarnya jika dengan teknologi ini Anda bisa mendapatkan karyawan terbaik untuk mendukung kinerja dan kemajuan perusahaan, bukankah tidak masalah? Anggap saja ini adalah modal awal untuk menambah aset berharga perusahaan demi kemajuannya. 

Bagaimana dengan perusahaan Anda? Tertarikkah untuk mulai menxoba teknologi ini untuk mendukung kemajua perusahaan?

0 comments:

Post a Comment